Dr. Jumriani Nawawi, SH., MH.
Ketua Prodi Hukum Tata Negara
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat datang di website Program Studi Magister Hukum Tata Negara IAIN Bone, rumah bagi calon pemimpin dan pakar hukum masa depan Indonesia. Sebagai Ketua Program Studi, saya mengajak Anda untuk melampaui pemahaman hukum yang sekadar normatif. Di sini, di IAIN Bone, kami menawarkan sebuah perjalanan intelektual dan spiritual yang unik: mengkaji hukum tata negara tidak hanya sebagai produk perundang-undangan, tetapi sebagai sebuah instrumen untuk mewujudkan keadilan ilahi dan kemaslahatan umum.
Selamat datang di website Program Studi Magister Hukum Tata Negara IAIN Bone, rumah bagi calon pemimpin dan pakar hukum masa depan Indonesia. Sebagai Ketua Program Studi, saya mengajak Anda untuk melampaui pemahaman hukum yang sekadar normatif. Di sini, di IAIN Bone, kami menawarkan sebuah perjalanan intelektual dan spiritual yang unik: mengkaji hukum tata negara tidak hanya sebagai produk perundang-undangan, tetapi sebagai sebuah instrumen untuk mewujudkan keadilan ilahi dan kemaslahatan umum.
Kami percaya bahwa seorang ahli hukum tata negara yang ulung adalah mereka yang mampu menafsirkan konstitusi dengan nurani, mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam kerangka negara hukum, dan menjunjung tinggi kebhinekaan sebagai anugerah. Inilah yang kami tanamkan dalam setiap proses pembelajaran, mulai dari kuliah, seminar, hingga penelitian mandiri.
Bergabunglah dengan komunitas kami. Di sini, Anda akan didampingi oleh para mentor terbaik, bertemu dengan rekan sejawat dari berbagai latar belakang, dan menemukan perspektif baru yang akan memperkaya kajian dan karir Anda. Mari kita wujudkan bersama cita-cita mulia membangun tata kelola negara yang bersih, berwibawa, dan memberikan kebaikan bagi seluruh bangsa. Terima kasih telah memilih kami sebagai bagian dari perjalanan Anda.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tentang Pascasarjana Hukum Tata Negara
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang ada di Kabupaten Bone dan berkedudukan di Ibu Kota Watampone. Dalam perkembangannya mempunyai sejarah tersendiri. Eksistensi IAIN Bone diawali dari sebuah Universitas Islam Raya Bone pada tahun 1964.
Dalam perkembangannya mempunyai sejarah tersendiri. Eksistensi IAIN Bone diawali dari sebuah Universitas Islam Raya Bone pada tahun 1964.
SURVEI LITERASI AGAMA MAHASISWA IAIN BONE 2025
Halo Sobat Mahasiswa IAIN Bone đź‘‹IAIN Bone melaksa...
Baca Selengkapnya →📢 Pembayaran UKT Diperpanjang Mahasiswa masih punya kesempatan! Batas akhir pembayaran UKT Semester Ganjil 2025/2026 diperpanjang hingga 5 September 2025.
âš Perlu diingat, mahasiswa yang tidak menyelesaika...
Baca Selengkapnya →Batas pembayaran UKT Semester Ganjil 2025/2026 resmi diperpanjang sampai 29 Agustus 2025 ✨🎉
Masih ada waktu buat kamu yang belum sempat meluna...
Baca Selengkapnya →Misi
Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam Visi & Misi Magister Hukum Tata Negara yang humanis dan adaptif dengan tata kelola profesional dalam membangun peradaban masyarakat yang religius, inovatif, dan moderat di kawasan Melayu Nusantara pada tahun 2027.
Menyelenggarakan penelitian dalam bidang Visi & Misi Magister Hukum Tata Negara yang humanis dan adaptif dengan tata kelola profesional dalam membangun peradaban masyarakat yang religius, inovatif, dan moderat di kawasan Melayu Nusantara pada tahun 2027.
Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam Visi & Misi Magister Hukum Tata Negara yang humanis dan adaptif dengan tata kelola profesional dalam membangun peradaban masyarakat yang religius, inovatif, dan moderat di kawasan Melayu Nusantara pada tahun 2027.
Menyelenggarakan kerja sama bidang Visi & Misi Magister Hukum Tata Negara yang humanis dan adaptif dengan tata kelola profesional dalam membangun peradaban masyarakat yang religius, inovatif, dan moderat di kawasan Melayu Nusantara pada tahun 2027.
Menyelenggarakan layanan administrasi akademik dalam bidang Visi & Misi Magister Hukum Tata Negara yang humanis dan adaptif dengan tata kelola profesional dalam membangun peradaban masyarakat yang religius, inovatif, dan moderat di kawasan Melayu Nusantara pada tahun 2027.
Berita
Tetap update dengan informasi terkini seputar kegiatan dan pengumuman dari universitas kami
Ketua Prodi HTN Pascasarjana IAIN Bone Jadi Pemateri pada Talkshow Kepemudaan Forum Pemuda Kabupaten Bone
Baca Selengkapnya
Pascasarjana IAIN Bone Intensifkan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru di Sejumlah Daerah
Baca Selengkapnya
Mahasiswa HTN Pascasarjana Jadi Pendamping dan Pemateri pada Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bone 2026 Sabtu, 23 Mei 2026
Baca SelengkapnyaTestimoni
Dengarkan pengalaman mereka yang telah menjadi bagian dari Universitas Nusantara
Lukman Anshar, S.H., M.H.
Dosen IAIN Fattahul Muluk
“Setelah menempuh studi di Program Studi Hukum Tata Negara Pascasarjana IAIN Bone, wawasan saya mengenai sistem ketatanegaraan dan praktik konstitusi semakin luas. Bekal ilmu dan bimbingan dari para dosen sangat membantu saya dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Program ini benar-benar mempersiapkan lulusan yang kompeten dan berintegritas di bidang hukum dan pemerintahan.”
Sultan Abidin, S.H., M.H
Dosen STIP YAPI Bone
“Menjadi bagian dari keluarga besar Pascasarjana HTN IAIN Bone merupakan keputusan terbaik dalam perjalanan akademik saya. Saya tidak hanya memperoleh ilmu hukum secara teoritis, tetapi juga dibekali kemampuan analisis dan kepekaan terhadap isu-isu konstitusional yang berkembang di masyarakat. Lingkungan kampus yang religius dan ilmiah membuat proses belajar menjadi lebih bermakna.”
Istianah Khalidah, S.H., M.H.
Kejaksaan Jeneponto
“Kuliah di Program Studi Hukum Tata Negara Pascasarjana IAIN Bone memberikan saya pengalaman akademik yang luar biasa. Para dosen tidak hanya mengajarkan teori hukum, tetapi juga mengarahkan kami untuk berpikir kritis dan kontekstual terhadap dinamika hukum dan politik di Indonesia. Suasana akademik yang kondusif serta bimbingan yang intensif menjadikan saya lebih percaya diri dalam berkarier di bidang hukum”